Rujukan Menulis

Ruang Tulis

Rujukan Menulis

Tempat singgah saat kamu membutuhkan sesuatu.

Kamu tidak perlu membaca semuanya. Ambil contoh, kata, atau catatan yang sedang berguna untuk tulisanmu, lalu tinggalkan bagian lain untuk nanti.

RUJUKAN MENULIS

Catatan kecil
yang bisa membantu.

Kalau sedang ragu pada ejaan, judul, kutipan, atau istilah, bagian ini bisa jadi tempat mengecek sebentar. Ambil yang berguna; sisanya boleh dilewati.

01Kaidah Bahasa & Ejaan

Kalau ingin memastikan ejaan, EYD Edisi V bisa menjadi tempat mengecek huruf kapital, kata depan, imbuhan, tanda baca, bentuk serapan, atau unsur asing yang sedang kamu gunakan.

02Judul & Subjudul

Judul dan subjudul bisa dibentuk dengan banyak cara. Bagian ini dapat membantu ketika kamu ingin mengecek kapitalisasi, hubungan judul dengan isi, atau konsistensi struktur.

03Kutipan & Sumber

Kalau tulisanmu memakai gagasan atau kalimat dari sumber lain, bagian ini bisa membantu membedakan kutipan, parafrasa, dan cara menyebut sumber tanpa mengharuskan gaya sitasi akademik tertentu.

04Kata & Istilah

Saat sebuah kata terasa kurang pas, kamu bisa melihat beberapa pilihan dan mempertimbangkan istilah teknis, bahasa daerah, atau bentuk baku sesuai konteks tulisanmu.

05Angka, Singkatan & Akronim

Bagian ini bisa dibuka ketika kamu ragu menulis angka, bilangan, singkatan, akronim, atau kapan sebuah kepanjangan terasa perlu disebutkan.

06Istilah Asing & Kata Serapan

Kalau memakai istilah asing, kamu bisa mengecek apakah ada padanan bahasa Indonesia yang terasa cocok. Bila tetap memakai istilah asing, bagian ini membantu melihat cara penyajiannya.

05 / CONTOH CEPAT

Menjaga kenyamanan pembaca.

Kekeliruan kecil sering kali menghentikan alur baca. Gunakan rujukan ringkas ini untuk memastikan tulisan Anda tetap mengalir rapi.

Kata Depan di

Bentuk yang dirujuk

di rumah

di antara

di dalam lemari

Bentuk lain yang sering dijumpai

dirumah

diantara

didalam lemari

Kata depan di yang menunjukkan tempat ditulis terpisah dari kata setelahnya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Depan ke

Bentuk yang dirujuk

ke kantor

ke luar kota

ke tengah ruangan

Bentuk lain yang sering dijumpai

kekantor

keluar kota (jika bermakna arah)

ketengah ruangan

Kata depan ke yang menunjukkan arah atau tempat ditulis terpisah.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Depan dari

Bentuk yang dirujuk

dari rumah

dari Gorontalo

dari emas

Bentuk lain yang sering dijumpai

darirumah

dariGorontalo

dariemas

Kata depan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Imbuhan di-

Bentuk yang dirujuk

ditulis

dibaca

diperhatikan

Bentuk lain yang sering dijumpai

di tulis

di baca

di perhatikan

Imbuhan di- merupakan bagian dari kata dan ditulis serangkai.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Turunan

Bentuk yang dirujuk

berjalan

membacakan

dipertanggungjawabkan

Bentuk lain yang sering dijumpai

ber jalan

membaca kan

di pertanggung jawabkan

Imbuhan pada kata turunan pada umumnya dirangkaikan dengan bentuk dasarnya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Awal Kalimat

Bentuk yang dirujuk

Buku itu selesai dibaca.

Mengapa ia berhenti?

Bentuk lain yang sering dijumpai

buku itu selesai dibaca.

mengapa ia berhenti?

Huruf pertama pada awal kalimat ditulis dengan huruf kapital.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Nama Diri

Bentuk yang dirujuk

Gorontalo

Indonesia

Sampul Belakang

Bentuk lain yang sering dijumpai

gorontalo

indonesia

sampul belakang (jika nama komunitas)

Unsur nama diri ditulis dengan huruf kapital sesuai kaidah.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Nama Bahasa

Bentuk yang dirujuk

bahasa Indonesia

bahasa Inggris

Bentuk lain yang sering dijumpai

Bahasa indonesia

bahasa inggris

Kata bahasa tetap huruf kecil di tengah kalimat, sedangkan nama bahasanya memakai huruf kapital.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Judul

Bentuk yang dirujuk

Membaca Kota dari Pinggir Sungai

Bentuk lain yang sering dijumpai

Membaca Kota Dari Pinggir Sungai

Dalam judul, kata tugas yang tidak berada di awal umumnya tidak diawali huruf kapital.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Miring — Judul Buku

Bentuk yang dirujuk

Laut Bercerita (judul buku ditulis miring)

Bentuk lain yang sering dijumpai

“Laut Bercerita” (jika hanya mengandalkan tanda petik untuk judul buku)

Judul buku yang disebut dalam tulisan ditulis dengan huruf miring.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Miring — Istilah Asing

Bentuk yang dirujuk

self-editing (ditulis miring)

Bentuk lain yang sering dijumpai

self-editing (ditulis tegak tanpa alasan)

Ungkapan asing yang belum diserap dapat ditulis dengan huruf miring.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Pemerincian

Bentuk yang dirujuk

buku, majalah, dan jurnal

Bentuk lain yang sering dijumpai

buku, majalah dan jurnal

Koma digunakan di antara unsur pemerincian.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Pertentangan

Bentuk yang dirujuk

Saya ingin menulis, tetapi belum selesai.

Bentuk lain yang sering dijumpai

Saya ingin menulis tetapi belum selesai.

Koma digunakan sebelum kata penghubung seperti tetapi dalam kalimat majemuk pertentangan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Anak Kalimat

Bentuk yang dirujuk

Jika sudah selesai, kirim tulisan itu.

Bentuk lain yang sering dijumpai

Jika sudah selesai kirim tulisan itu.

Anak kalimat yang mendahului induk kalimat dipisahkan dengan koma.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Induk Kalimat Lebih Dulu

Bentuk yang dirujuk

Kirim tulisan itu jika sudah selesai.

Bentuk lain yang sering dijumpai

Kirim tulisan itu, jika sudah selesai.

Koma tidak digunakan jika induk kalimat mendahului anak kalimat.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Titik — Kalimat Pernyataan

Bentuk yang dirujuk

Tulisan itu telah selesai.

Bentuk lain yang sering dijumpai

Tulisan itu telah selesai

Titik digunakan pada akhir kalimat pernyataan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Titik — Judul

Bentuk yang dirujuk

Pedoman Kepenulisan

Bentuk lain yang sering dijumpai

Pedoman Kepenulisan.

Tanda titik tidak diperlukan setelah judul yang bukan kalimat lengkap dalam pemakaian judul biasa.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Titik Dua — Pemerincian

Bentuk yang dirujuk

Ia membawa tiga jenis bacaan: novel, esai, dan puisi.

Bentuk lain yang sering dijumpai

Ia membawa: novel, esai, dan puisi.

Titik dua digunakan setelah pernyataan lengkap yang diikuti pemerincian atau penjelasan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Petik — Kutipan Langsung

Bentuk yang dirujuk

Ia berkata, “Buku itu menarik.”

Bentuk lain yang sering dijumpai

Ia berkata, Buku itu menarik.

Kutipan langsung dapat diapit dengan tanda petik.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Elipsis

Bentuk yang dirujuk

“Saya kira … kita perlu membacanya lagi.”

Bentuk lain yang sering dijumpai

“Saya kira ..... kita perlu membacanya lagi.”

Elipsis digunakan untuk menandai bagian yang dihilangkan atau ujaran yang terputus sesuai konteks.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Singkatan — Huruf Awal

Bentuk yang dirujuk

KTP

PBB

UI

Bentuk lain yang sering dijumpai

K.T.P.

P.B.B.

U.I.

Singkatan yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Singkatan — Dokumen

Bentuk yang dirujuk

dkk.

dll.

hlm.

Bentuk lain yang sering dijumpai

dkk

dll

hlm

Singkatan tertentu yang lazim dalam dokumen diikuti tanda titik.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Bilangan Tingkat

Bentuk yang dirujuk

abad ke-7

abad ketujuh

abad VII

Bentuk lain yang sering dijumpai

abad ke 7

Bilangan tingkat dapat ditulis dengan ke- yang dirangkaikan dengan angka menggunakan tanda hubung.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Angka dengan Akhiran -an

Bentuk yang dirujuk

tahun 2000-an

uang 5.000-an

Bentuk lain yang sering dijumpai

tahun 2000an

uang 5.000an

Angka yang mendapat akhiran -an dirangkaikan dengan tanda hubung.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Partikel pun

Bentuk yang dirujuk

apa pun

siapa pun

di mana pun

Bentuk lain yang sering dijumpai

apapun

siapapun

dimanapun

Partikel pun pada umumnya ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Partikel -lah

Bentuk yang dirujuk

bacalah

tulislah

perhatikanlah

Bentuk lain yang sering dijumpai

baca lah

tulis lah

perhatikan lah

Partikel -lah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Ganti -ku, -mu, -nya

Bentuk yang dirujuk

bukuku

catatanmu

tulisannya

Bentuk lain yang sering dijumpai

buku ku

catatan mu

tulisan nya

Bentuk -ku, -mu, dan -nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Ganti ku- dan kau-

Bentuk yang dirujuk

kubaca

kaubaca

Bentuk lain yang sering dijumpai

ku baca

kau baca

Bentuk ku- dan kau- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Sandang si dan sang

Bentuk yang dirujuk

si kecil

sang penulis

Bentuk lain yang sering dijumpai

sikecil

sangpenulis

Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Pisah — Rentang

Bentuk yang dirujuk

2024—2026

Jakarta—Bandung

Bentuk lain yang sering dijumpai

2024-2026 (jika yang dimaksud tanda pisah)

Jakarta - Bandung

Tanda pisah dapat digunakan di antara dua bilangan atau tempat yang berarti sampai dengan atau sampai ke.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

06 / GLOSARIUM KEPENULISAN

Kamus kecil untuk penulis.

Rujukan ringkas untuk membantu Anda mengenali dan memahami makna berbagai istilah khusus di dunia tulis-menulis.

Akronim

Singkatan yang dibentuk dari huruf atau suku kata dan diperlakukan sebagai sebuah kata.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Ejaan

Kaidah yang mengatur penggambaran bunyi bahasa dengan tulisan serta penggunaan tanda baca.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Elipsis

Tanda berupa tiga titik yang digunakan untuk menunjukkan penghilangan atau ujaran yang terputus.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Glosarium

Daftar istilah beserta penjelasannya yang biasanya disusun untuk membantu pembaca memahami sebuah bidang atau karya.

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

Huruf Miring

Bentuk huruf condong yang digunakan antara lain untuk judul karya tertentu, penegasan, atau ungkapan asing.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Depan

Kata seperti di, ke, dan dari yang menandai hubungan tempat, arah, asal, atau hubungan lain.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Serapan

Kata yang berasal dari bahasa lain dan disesuaikan atau diterima ke dalam bahasa Indonesia.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kutipan Langsung

Pengambilan kata-kata sumber secara persis dengan penandaan kutipan yang jelas.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Sudut Pandang

Posisi atau cara pandang yang digunakan penulis atau pencerita dalam melihat suatu persoalan atau cerita.

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

Tanda Baca

Tanda grafis dalam tulisan yang membantu menunjukkan struktur, jeda, hubungan, atau maksud kalimat.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Petik

Tanda baca yang antara lain digunakan untuk mengapit kutipan langsung dan bagian tertentu dari tulisan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Pisah

Tanda baca berbentuk garis panjang yang dapat mengapit keterangan atau menyatakan rentang tertentu.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

07 / PADANAN KATA

Memilih kata yang tepat.

Perkaya tulisan Anda dengan alternatif istilah asing yang selaras dengan ragam bahasa Indonesia.

onlinedaring

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

offlineluring

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

linkpranala / tautan

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

downloadunduh

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

uploadunggah

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

reviewulasan
feedbackumpan balik

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

deadlinetenggat

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

updatepembaruan
workshoplokakarya

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

editingpenyuntingan

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

editorpenyunting

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

sourcesumber

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

keywordkata kunci

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

websitesitus web

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

homepageberanda

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

browserperamban

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

screenshottangkapan layar

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

hashtagtagar

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

influencerpemengaruh

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

userpengguna

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

usernamenama pengguna

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

passwordkata sandi

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

emailpos-el / surel

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

attachmentlampiran

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

cloud computingkomputasi awan

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

artificial intelligencekecerdasan buatan

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

machine learningpemelajaran mesin

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

user experiencepengalaman pengguna

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

marketplacelokapasar

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

virtual accountakun virtual / akun maya

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

cyber-bullyingperundungan siber

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

coworking spaceruang kerja bersama / ruang riung

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

trailercuplikan / trailer

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

minimum ageumur minimum

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

technical advisorpenasihat teknis

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

cybersecuritykeamanan siber

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

renewable energyenergi terbarukan

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

money launderingpencucian uang

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

mainstreamarus utama

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

digital nomadnomaden digital

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

cryptocurrencymata uang kripto

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

large language modelmodel bahasa besar

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

podcastsiniar

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

selfieswafoto

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

netizenwarganet

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

gadgetgawai

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

serverpeladen

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

softwareperangkat lunak

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

hardwareperangkat keras

Sumber: PASTI — Badan Bahasa

captiontakarir

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

PILIHAN KATA BAKU

Memastikan ketepatan ejaan.

Kekeliruan penulisan kata adalah hal yang lumrah. Gunakan panduan ringkas ini untuk memastikan ejaan Anda tepat dan tulisan tampil lebih rapi.

praktikpraktek

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

analisisanalisa

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

aktivitasaktifitas

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

sekadarsekedar

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

silakansilahkan

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

cokelatcoklat

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

ekstremekstrim

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

hakikathakekat

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

hierarkihirarki

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

hipotesishipotesa

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

kualitaskwalitas

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

kuantitaskwantitas

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

nasihatnasehat

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

persentaseprosentase

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

saksamaseksama

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

sintesissintesa

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

teladantauladan

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

tenteramtentram

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

terampiltrampil

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

sekretarissekertaris

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

responsrespon

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

provinsipropinsi

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

produktivitasproduktifitas

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

frekuensifrekwensi

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

FebruariPebruari

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

diagnosisdiagnosa

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

definisidefenisi

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

debiturdebetur

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

cendera matacinderamata

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

berpikirberfikir

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

amendemenamandemen

Sumber: KBBI VI Daring — Badan Bahasa

Kalau ingin tahu prosesnya

Ada juga beberapa informasi tentang perjalanan sebuah tulisan.

Bagian berikut tidak perlu dibaca sebelum mulai menulis. Ia tersedia kalau kamu penasaran tentang pengajuan, tanggung jawab karya, atau apa yang terjadi setelah tulisan dikirim.

TENTANG PENGAJUAN

Beberapa hal
yang perlu dijaga.

Kalau suatu saat kamu ingin mengajukan tulisan, bagian ini memberi gambaran tentang apa yang biasanya terjadi. Tidak perlu memikirkannya saat baru mulai menulis.

01

Karya Sendiri

Tulisan adalah hasil karya sendiri. Jika melibatkan kecerdasan buatan (AI) dalam proses kepenulisan, pastikan fungsinya hanya sebagai alat bantu pendukung. Integritas dan hasil akhir naskah tetap menjadi tanggung jawab mutlak penulis.

02

Orisinalitas

Kami sangat menghargai kejujuran berkarya. Tulisan harus sepenuhnya orisinal, tidak menjiplak, atau mengakui karya pihak lain sebagai milik pribadi.

03

Sumber dan Atribusi

Setiap data, kutipan, atau gagasan yang dipinjam dari karya orang lain harus dicantumkan sumbernya dengan jelas. Ini adalah bentuk penghormatan kita terhadap jejak pemikiran sesama penulis.

04

Hak Cipta

Apabila Anda menyertakan materi milik pihak lain (seperti lirik lagu, gambar, atau teks kutipan panjang), pastikan penggunaannya dilakukan secara etis, bertanggung jawab, dan tidak melanggar hak cipta.

05

Identitas

Penulis menggunakan informasi profil dan identitas yang sebenarnya saat berinteraksi dan mengirimkan tulisan demi kelancaran komunikasi dan pertanggungjawaban karya.

06

Bahasa

Penulis dianjurkan untuk menaati kaidah bahasa Indonesia yang baik agar gagasan tersampaikan dengan jernih. Meski begitu, tetap diberikan keleluasaan jika penulis ingin menabrak kaidah tersebut demi eksplorasi gaya bahasa dan kebutuhan artistik naskah.

ETIKA & TANGGUNG JAWAB

Menulis dengan
tanggung jawab.

Beberapa catatan tentang berbagi karya, menyebut sumber, dan menjaga ruang baca tetap nyaman. Buka saat bagian ini terasa relevan dengan tulisanmu.

01

Orisinalitas dan Plagiarisme

Ketika tulisan bertemu karya orang lain, menyebut sumber membantu menjaga batas antara gagasan sendiri dan yang kita pinjam.

02

Kejujuran terhadap Fakta

Untuk bagian yang berbicara tentang fakta, data, kutipan, atau peristiwa, pembaca akan terbantu jika semuanya disajikan seterang mungkin.

03

Menghormati Orang Lain

Kritik tetap bisa tajam. Bagian ini hanya mengajak kita membedakan kritik terhadap gagasan atau tindakan dari serangan terhadap identitas personal.

04

Privasi

Jika tulisan menyentuh informasi pribadi orang lain, kamu bisa mempertimbangkan kembali apakah detail tersebut memang perlu diketahui pembaca.

05

Hak Cipta

Materi milik orang lain tetap bisa menjadi bagian dari tulisan selama konteks penggunaannya wajar dan sumbernya dikenali.

06

Catatan Dinamis

Catatan dari Diskusi Manis bisa menjadi pemantik, tetapi percakapan di dalamnya tidak otomatis dimaksudkan sebagai pernyataan publik.

03 / PROSES EDITORIAL

Perjalanan tulisan Anda

Informasi mengenai ringkasan perjalanan tulisan Anda. Alur di bawah ini merupakan panduan dasar yang dapat berbeda sesuai kebutuhan editorial Sampul Belakang.

  1. 01

    Pengiriman

    Karya masuk melalui formulir penulisan.

  2. 02

    Kurasi

    Tim membaca dan mempertimbangkan tulisan yang masuk.

  3. 03

    Penyuntingan & Revisi

    Penyuntingan atau revisi dilakukan bila diperlukan.

  4. 04

    Persiapan Terbit

    Tulisan disiapkan untuk diterbitkan.

  5. 05

    Publikasi

    Tulisan hadir di Ruang Baca Sampul Belakang.