05 / CONTOH CEPAT

Menjaga kenyamanan pembaca.

Kekeliruan kecil sering kali menghentikan alur baca. Gunakan rujukan ringkas ini untuk memastikan tulisan Anda tetap mengalir rapi.

Kata Depan di

Yang disarankan

di rumah

di antara

di dalam lemari

Yang dihindari

dirumah

diantara

didalam lemari

Kata depan di yang menunjukkan tempat ditulis terpisah dari kata setelahnya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Depan ke

Yang disarankan

ke kantor

ke luar kota

ke tengah ruangan

Yang dihindari

kekantor

keluar kota (jika bermakna arah)

ketengah ruangan

Kata depan ke yang menunjukkan arah atau tempat ditulis terpisah.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Depan dari

Yang disarankan

dari rumah

dari Gorontalo

dari emas

Yang dihindari

darirumah

dariGorontalo

dariemas

Kata depan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Imbuhan di-

Yang disarankan

ditulis

dibaca

diperhatikan

Yang dihindari

di tulis

di baca

di perhatikan

Imbuhan di- merupakan bagian dari kata dan ditulis serangkai.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Turunan

Yang disarankan

berjalan

membacakan

dipertanggungjawabkan

Yang dihindari

ber jalan

membaca kan

di pertanggung jawabkan

Imbuhan pada kata turunan pada umumnya dirangkaikan dengan bentuk dasarnya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Awal Kalimat

Yang disarankan

Buku itu selesai dibaca.

Mengapa ia berhenti?

Yang dihindari

buku itu selesai dibaca.

mengapa ia berhenti?

Huruf pertama pada awal kalimat ditulis dengan huruf kapital.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Nama Diri

Yang disarankan

Gorontalo

Indonesia

Sampul Belakang

Yang dihindari

gorontalo

indonesia

sampul belakang (jika nama komunitas)

Unsur nama diri ditulis dengan huruf kapital sesuai kaidah.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Nama Bahasa

Yang disarankan

bahasa Indonesia

bahasa Inggris

Yang dihindari

Bahasa indonesia

bahasa inggris

Kata bahasa tetap huruf kecil di tengah kalimat, sedangkan nama bahasanya memakai huruf kapital.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Kapital — Judul

Yang disarankan

Membaca Kota dari Pinggir Sungai

Yang dihindari

Membaca Kota Dari Pinggir Sungai

Dalam judul, kata tugas yang tidak berada di awal umumnya tidak diawali huruf kapital.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Miring — Judul Buku

Yang disarankan

Laut Bercerita (judul buku ditulis miring)

Yang dihindari

“Laut Bercerita” (jika hanya mengandalkan tanda petik untuk judul buku)

Judul buku yang disebut dalam tulisan ditulis dengan huruf miring.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Huruf Miring — Istilah Asing

Yang disarankan

self-editing (ditulis miring)

Yang dihindari

self-editing (ditulis tegak tanpa alasan)

Ungkapan asing yang belum diserap dapat ditulis dengan huruf miring.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Pemerincian

Yang disarankan

buku, majalah, dan jurnal

Yang dihindari

buku, majalah dan jurnal

Koma digunakan di antara unsur pemerincian.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Pertentangan

Yang disarankan

Saya ingin menulis, tetapi belum selesai.

Yang dihindari

Saya ingin menulis tetapi belum selesai.

Koma digunakan sebelum kata penghubung seperti tetapi dalam kalimat majemuk pertentangan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Anak Kalimat

Yang disarankan

Jika sudah selesai, kirim tulisan itu.

Yang dihindari

Jika sudah selesai kirim tulisan itu.

Anak kalimat yang mendahului induk kalimat dipisahkan dengan koma.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Koma — Induk Kalimat Lebih Dulu

Yang disarankan

Kirim tulisan itu jika sudah selesai.

Yang dihindari

Kirim tulisan itu, jika sudah selesai.

Koma tidak digunakan jika induk kalimat mendahului anak kalimat.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Titik — Kalimat Pernyataan

Yang disarankan

Tulisan itu telah selesai.

Yang dihindari

Tulisan itu telah selesai

Titik digunakan pada akhir kalimat pernyataan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Titik — Judul

Yang disarankan

Pedoman Kepenulisan

Yang dihindari

Pedoman Kepenulisan.

Tanda titik tidak diperlukan setelah judul yang bukan kalimat lengkap dalam pemakaian judul biasa.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Titik Dua — Pemerincian

Yang disarankan

Ia membawa tiga jenis bacaan: novel, esai, dan puisi.

Yang dihindari

Ia membawa: novel, esai, dan puisi.

Titik dua digunakan setelah pernyataan lengkap yang diikuti pemerincian atau penjelasan.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Petik — Kutipan Langsung

Yang disarankan

Ia berkata, “Buku itu menarik.”

Yang dihindari

Ia berkata, Buku itu menarik.

Kutipan langsung dapat diapit dengan tanda petik.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Elipsis

Yang disarankan

“Saya kira … kita perlu membacanya lagi.”

Yang dihindari

“Saya kira ….. kita perlu membacanya lagi.”

Elipsis digunakan untuk menandai bagian yang dihilangkan atau ujaran yang terputus sesuai konteks.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Singkatan — Huruf Awal

Yang disarankan

KTP

PBB

UI

Yang dihindari

K.T.P.

P.B.B.

U.I.

Singkatan yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Singkatan — Dokumen

Yang disarankan

dkk.

dll.

hlm.

Yang dihindari

dkk

dll

hlm

Singkatan tertentu yang lazim dalam dokumen diikuti tanda titik.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Bilangan Tingkat

Yang disarankan

abad ke-7

abad ketujuh

abad VII

Yang dihindari

abad ke 7

Bilangan tingkat dapat ditulis dengan ke- yang dirangkaikan dengan angka menggunakan tanda hubung.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Angka dengan Akhiran -an

Yang disarankan

tahun 2000-an

uang 5.000-an

Yang dihindari

tahun 2000an

uang 5.000an

Angka yang mendapat akhiran -an dirangkaikan dengan tanda hubung.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Partikel pun

Yang disarankan

apa pun

siapa pun

di mana pun

Yang dihindari

apapun

siapapun

dimanapun

Partikel pun pada umumnya ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Partikel -lah

Yang disarankan

bacalah

tulislah

perhatikanlah

Yang dihindari

baca lah

tulis lah

perhatikan lah

Partikel -lah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Ganti -ku, -mu, -nya

Yang disarankan

bukuku

catatanmu

tulisannya

Yang dihindari

buku ku

catatan mu

tulisan nya

Bentuk -ku, -mu, dan -nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Ganti ku- dan kau-

Yang disarankan

kubaca

kaubaca

Yang dihindari

ku baca

kau baca

Bentuk ku- dan kau- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Kata Sandang si dan sang

Yang disarankan

si kecil

sang penulis

Yang dihindari

sikecil

sangpenulis

Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa

Tanda Pisah — Rentang

Yang disarankan

2024—2026

Jakarta—Bandung

Yang dihindari

2024-2026 (jika yang dimaksud tanda pisah)

Jakarta – Bandung

Tanda pisah dapat digunakan di antara dua bilangan atau tempat yang berarti sampai dengan atau sampai ke.

Sumber: EYD V — Badan Bahasa